Friday, August 23, 2013

EFEK SAMPING OBAT KIMIA

Friday, August 23, 2013
EFEK SAMPING OBAT KIMIA memang ada ? Pada dasarnya semua obat ada efek sampingnya bahkan pengobatan dari herbal, cuman kalau obat kimia dan herbal mungkin resiko efek sampingnya lebih tinggi obat kimia. Kebanyakan memang efeknya minor, tetapi tak sedikit juga yang bisa menyebabkan rasa tidak nyaman, memberikan efek samping serius, kadang nyleneh (diluar dari kebiasaan).

Efek samping obat yang paling umum adalah yang berkaitan dengan sistem pencernaan, terutama rasa mual dan perut tidak nyaman. Untuk obat yang dipakai di luar, efek samping yang lazim adalah iritasi kulit. Berikut adalah beberapa jenis efek samping obat yang termasuk “nyleneh”.

1. Bisa Makan sambil tidur
Beberapa jenis obat insomnia memang bisa membantu datangnya kantuk. Tetapi, tak sedikit pengguna obat ini yang mengeluhkan kebiasaan aneh, seperti berjalan saat tidur, makan, bahkan berhubungan seks sambil tertidur.

2. Sulit tidur
Obat penurun kolesterol golongan statin pada beberapa orang bisa menyebabkan efek samping kesulitan tidur.

3. Sering buang gas (kentut)
Ada obat penurun berat badan yang memiliki efek samping tidak nyaman, yakni menyebabkan sering buang gas, tinja berlendir, hingga diare. Obat tersebut memang cukup efektif mencegah penyerapan lemak di usus, tetapi jika kita banyak mengasup makanan berlemak maka efeknya adalah diare dan tinja bercampur lemak.



4. Sidik jari hilang
Seorang pasien kanker yang mengonsumsi obat jenis capecitabine dilaporkan mengalami efek samping langka berupa hilangnya sidik jarinya. Hal itu diketahui ketika ia sedang diperiksa bagian imigrasi di bandara. Efek samping aneh lainnya yang mungkin timbul dari obat tersebut adalah kulit menjadi sangat halus, perdarahan, serta borok di kulit. Menurut dokter, begitu obat tersebut dihentikan, biasanya sidik jari akan kembali lagi.

5. Indera penciuman terganggu
Obat resep Vasotec yang biasa dipakai untuk mengontrol tekanan darah dan gagal jantung diketahui menyebabkan efek samping berupa hilangnya kemampuan indera penciuman.

6. Mimpi buruk / seram
Merokok merupakan faktor risiko penyakit kronik yang bisa dihindari. Salah satu obat untuk menghilangkan kebiasaan buruk ini, yakni Chantix, terbukti cukup efektif tetapi menyebabkan beberapa efek samping. Pengguna obat ini mengeluhkan gangguan insomnia serta jika mereka tertidur, mereka akan mengalami mimpi buruk.

7. Penglihatan menjadi biru
Seorang pria di Inggris yang kerap menggunakan obat anti-impotensi Viagra mengaku pandangannya menjadi biru setelah meminum obat ini.

8. Gairah seks meningkat
Sindrom kaki tidak mau diam (restless leg syndrome) memang bisa membuat tidur tak nyenyak. Salah satu obat untuk mengatasinya yakni Mirapex, yang juga dipakai untuk mengobati parkinson ternyata menyebabkan efek samping pada mental. Beberapa pasien yang minum obat ini mengaku adanya dorongan untuk berjudi, makan, hingga gairah seks meningkat.

9. Tinja hitam
Beberapa jenis obat, terutama untuk mengatasi rasa panas di dada dan diare, ternyata memiliki efek samping yang aneh tetapi tidak berbahaya. Setelah mengonsumsi obat ini, pasien bisa mengalami lidah terasa tebal dan menghitam serta tinjanya berwarna kehitaman.

10. Jantung berdebar
kalau yang ini biasanya kelebihan dosis, pernah juga mengalaminya.. ada beberapa penyakit yang kalau memakai dosis kecil tidak akan sembuh maka diperlukan Dosis tinggi akibatnya ya… jantung berdebar, kepala pening dan lainnya… usahakan tanyakan lebih detail ke dokter pemberi obat dan usahakan laporkan apapun yang terjadi ketika setelah meminum obat agar dokter mengevaluasi resep yang diberikan.

Memakai jamu / herbal yang berasal dari bahan alami merupakan solusi yang terbaik, jadi jamu merupakan pengobatan alternatif jaman dulu, sekarang dan akan datang. Jamu juga harus sesuai takaran… kalau nggak sesuai jamu juga berbahaya .... jadi lebih baik dikofirmasikan pada pembuatnya... Sip

1 comments:

fbindonesiacerita said...

Duh, ngeriii...bisa makan sambil tidur? Gimana ceritanya tuh? Tapi memang, kita mesti hati-hati dengan obat-obatan. Karena obat-obatan itu adalah zat kimia yang bisa berdampak bahaya buat tubuh kita. Seperti dimuat dalam http://goo.gl/lOsV1n , bahwa tanpa kita sadari lebih dari 50% obat-obatan tidak diresepkan dan dijual dengan tepat dan 50% pasien tidak minum obat sesuai dengan aturan

Post a Comment